Wasit Liga 2 Mengaku Diintimidasi untuk Memenangkan Klub Bola

41

Forbes – Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri memeriksa seorang wasit yang bertugas di Liga 2. Wasit bernama Muhammad Irham ini mengaku mendapatkan intimidasi dari pihak tertentu untuk memenangkan salah satu tim di Liga 2.

Pemeriksaan terhadap Muhammad Irham ini dilakukan di Mapolda DIY, Kamis (10/11). Pemeriksaan ini terjadi kurang lebih selama tiga jam.

Usai pemeriksaan, Irham menerangkan jika dia mendapatkan intimidasi dari pihak tertentu untuk memenangkan salah satu tim yang berliga di Liga 2. Intimidasi ini selain dialami oleh wasit juga menimpa perangkat pertandingan.

“Saya selaku wasit Liga 2 menyampaikan laporan ke Satgas Antimafia Bola dengan match manipulation, atau intimidasi-intimidasi yang terjadi sebelum pertandingan kepada wasit maupun perangkat pertandingan,” ujar Irham.

Irham menerangkan selain dialami oleh dirinya intimidasi juga diterima oleh pihak keluarganya. “Iya diri sendiri dan keluarga (diintimidasi),” papar Irham.

Irham pun menyebut pengurus klub dan para pemain juga mendapatkan intimidasi. Intimidasi ini terjadi pada klub dan pemain di klub Liga 2.

“Adanya intimidasi terhadap pemain maupun intimidasi tim itu sendiri yang berlangsung di Liga 2,” papar Irham.

Meskipun demikian Irham enggan menjabarkan bentuk intimidasi yang diterimanya. Irham beralasan jika intimidasi itu telah masuk ranah penyidikan.

Irham menambahkan jika dirinya telah memberikan nama-nama orang yang melakukan intimidasi kepada tim Satgas Antimafia Bola.

“Kemudian mengenai siapa saja yang terlibat dan tim mana saja sudah kami sampaikan ke tim satgas dan penyidik. Kami sampaikan secara gamblang,” pungkas Irham.

Baca Juga:   Pelajar SMA Ditolong Polisi Saat Jatuh Malah Kabur, Ternyata Bawa Sabu
Anda mungkin juga berminat