Warga Gorontalo Protes Jalan Yang Rusak Selama 10 Tahun Dengan Cara Lepas Buaya Di Genangan Air

36

Forbes – Jalanan yang rusak memang dapat mengganggu aktivitas warga. Cara warga untuk memprotes jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki pun beraneka macam.

Apabila dulu anak muda di Sumatera Selatan memprotes jalan rusak lewat foto-foto kocak di genangan air, lain halnya dengan aksi warga Gorontalo satu ini. Warga Kelurahan Dulalowo, Kecamatan kota Tengah, Kota Gorontalo, bernama Romi Pakaya, melepaskan seekor buaya sepanjang 1,7 meter di jalan Sulawesi yang digenangi air.

Hal ini dilakukan lantaran Romi kesal kepada Pemerintah Kota Gorontalo yang tak kunjung memperbaiki infrastruktur tersebut. Ia mengaku jalanan di depan rumahnya tersebut sudah rusak hingga selalu digenangi air selama 10 tahun.

“Saya lepas buaya peliharaan untuk menarik perhatian,” jelas Romi dilansir Intisari, Senin (15/4). “Agar jalan ini diperhatikan Pemerintah Kota Gorontalo.”

Menurut Romi, tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah meski Wali Kota Gorontalo sudah berjalan selama 2 periode. Saking kesalnya, ia terpaksa melepaskan hewan peliharaannya di situ.

Diketahui, jalanan yang tergenang air memang berada di tempat yang lebih rendah. Sebelumnya, pernah ada upaya untuk meninggikan jalan tersebut dengan pasir gunung.

Namun sayangnya upaya pengurukan tersebut justru membuat jalan semakin becek saat hujan. Tak hanya itu, jalanan juga berdebu pada saat musim kemarau.

Upaya Romi untuk menarik perhatian Pemerintah Kota Gorontalo ternyata mendapat jawaban. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novi Silangen, mengaku bahwa Jalan Sulawesi yang dikeluhkan tersebut tahun ini akan diperbaiki.

“Jalan Sulawesi dikerjakan tahun ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK),” jelas Meidy. “Sementara masih penyusunan Detail Engineering Design (DED).”

Baca Juga:   2 Jenis Kotoran Telinga Yang Tersembunyi di Lubang Kuping
Anda mungkin juga berminat