Tengah Mencari Orangtuanya, Seorang Bocah Difabel di Yogyakarta Tersambar KA

17

Forbes – Seorang bocah difabel berinisial TGR (14) tewas tersambar kereta api (KA) Prameks 258 jurusan Solo-Kutoarjo, Kamis (6/12). Dia tersambar saat KA Prameks tersebut melintas di Depan Pasar Talok, Gendeng, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Boni Fasius Slamet mengatakan, korban TGR adalah seorang tunarungu dan tunawicara. TGR, kata dia, tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Boni mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi saat TGR keluar rumah tanpa didampingi orangtuanya. TGR, sambung Boni, keluar rumah karena mencari orang tuanya yang sedang berada di luar rumah.

“Korban mencari orang tuanya. Kemudian korban hendak melintas rel. Pada saat bersamaan ada kereta api melintas dari arah timur,” ujar Boni saat dihubungi Forbes, Kamis (6/12).

Boni menuturkan saat kejadian, masinis telah membunyikan klakson berulang. Tetapi karena jarak antara KA dengan korban yang dekat, korban pun kemudian tertabrak KA.

“Korban meninggal di lokasi kejadian. Paska kejadian, tim identifikasi langsung diterjunkan. Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY,” urai Boni.

Boni menambahkan jenazah korban akan segera diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Boni berpesan kepada masyarakat di sekitar rel kereta api agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas.

“Imbauan kepada masyarakat di agar lebih hati-hati di sekitar lintasan kereta api,” tutup Boni.

Baca Juga:   Akan Dipolisikan soal 'Potong Bebek Angsa PKI', Ini Kata Fadli Zon
Anda mungkin juga berminat