Romahurmuziy Tersangka Suap, Sudah 344 Legislator-Kepala Daerah Diproses KPK

36

Forbes – Ketum PPP sekaligus anggota DPR Romahurmuziy (Rommy) menjadi tersangka kasus suap. Kini total tersangka KPK ada 344 orang pelaku korupsi dari sektor politik.

“Sehingga setidaknya ada 344 orang pelaku korupsi yang diproses KPK adalah mereka yang menduduki jabatan politik,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat jumpa pers di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Syarif, kasus korupsi ini dilakukan bersama pihak lain di antaranya kementerian, daerah, dan swasta. KPK mencatat lebih dari 60 persen pelaku korupsi yang diproses KPK dari sektor politik.
“Dalam momentum pemilu 2019, KPK mengingatkan agar masyarakat memilih dengan jujur dan baik, sesuai dengan slogan menuju pemilu berintegritas yang diusung KPU kemarin yaitu Pilih Yang Jujur,” jelas Syarif.

Rommy menjadi tersangka suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag). Selain Rommy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin juga menjadi tersangka suap perkara tersebut.

Ketiganya sebelumnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur. Tim KPK mengamankan uang total Rp 156.758.000 dari sejumlah orang yang diamankan.

KPK menerangkan, Romahurmuziy diduga menerima duit Rp 250 juta dari Haris untuk posisi Kakanwil Kemenag Jatim pada 6 Februari 2019. Sedangkan Muafaq diduga menyetor duit Rp 50 juta untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. KPK juga menegaskan ada pihak lain di Kemenag yang terlibat dugaan suap jual beli jabatan. Tapi hal ini masih ditelusuri.

Rommy dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Baca Juga:   Kekuatan Ali Kalora Cs Tinggal 14 Anggota dan 2 Pistol Revolver

Sedangkan Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berikut data pejabat politik yang menjadi tersangka oleh KPK:

– Anggota DPR 70 orang
– DPD 1 orang
– DPRD 165 orang
– Kepala Daerah 108 orang

Anda mungkin juga berminat