Resep Bugar Ariana Grande yang Menang di Grammy Awards 2019

43

Forbes –  Penyanyi pop Ariana Grande berhasil menyabet piala kemenangan di Grammy Awards 2019. Lewat album ‘Sweetener’, wanita cantik berusia 25 tahun ini menang atas kategori Best Pop Vocal Album, walaupun dirinya tak hadir dalam perhelatan tersebut.

Berhasil menyingkirkan sejumlah nama, seperti Kelly Clarkson dan Camila Cabello, Ariana Grande terbilang memiliki tubuh yang bugar. Sosoknya yang enerjik rupanya didukung lewat diet vegan yang sudah bertahun-tahun ia lakukan dan latihan yang rutin.

Apa saja resep bugar pelantun lagu ‘Thank You, Next’ ini? Simak rangkuman Majalahforbes berikut ini:

1.Jalan kaki jadi favoritnya

Selain dua olahraga tersebut, Pasternak juga memberi Ariana step goal, atau sasaran langkah untuk tiap hari. Dan ia menyerahkan sepenuhnya kepada penyanyi tersebut apapun cara untuk meraihnya.

“Mau sambil menari atau nonton film favoritnya sambil jalan di treadmill pelan-pelan. Dua belas ribu langkah menjadi goalnya tiap hari dan ia bisa melakukannya. Aku tak bisa membayangkan dia bisa diam saja,” tutur Pasternak.

Dalam sebuah wawancara dengan Coveteur, Ariana membenarkan hal tersebut. Ia menyebut Pasternak sangat terobsesi dengan ‘goal jalan kaki’ ini dan sempat lama berpikir bagaimana jalan kaki bisa lebih efektif dari olahraga penuh namun pada akhirnya ia merasakan efeknya.

“Aku punya banyak ide dengan menggunakan treadmill. Jika aku butuh bantuan untuk menulis atau jadi kreatif, atau memunculkan ide [aku akan berolahraga]. Ide tentang video untuk lagu ‘Side to Side’ muncul saat aku berjalan di treadmill. Biasanya aku sambil mendengarkan lagu hip-hop tahun 90-an atau lagu yang membuatku berenergi,” katanya.

2.Diet vegan makrobiotik

Tak lengkap olahraga rutin tanpa diet makanan sehat. Sudah sejak lama Ariana menjalani makan sehat dan clean eating, di mana ia berkutat dengan diet vegan makrobiotik. Protein seperti kedelai, tahu dan kacang-kacangan serta susu plant-based menjadi asupannya tiap hari.

Menurut Pasternak, Ariana juga menyukai lobak daikon, teratai, kacang merah adzuki dan menyebut dietnya menyerupai diet makrobiotik orang Jepang. Diet makrobiotik berdasarkan pemikiran akan tipe makanan yang diambil dari Zen Buddhisme dan bertujuan untuk menyeimbangkan yin dan yang tubuh.

Baca Juga:   Via Vallen Bantah Komersialkan Lagu Sunset di Tanah Anarki Milik SID

Pelaku diet ini harus menghindari makanan pedas, berbahan produk susu, telur, daging, gula, makanan olahan dan sayur-sayuran seperti tomat, kentang, cabe-cabean dan terong.

3.Yang penting: seimbang!

Walau diet yang ia lakukan terdengar agak ekstrem, Ariana berfokus untuk lebih mendengarkan dan mencintai tubuhnya. Pasternak mengamininya, ia mengatakan pola makan Ariana cukup bagus dan selalu sehat.

Pasternak menyebut Ariana berusaha membuat dietnya lebih seimbang dan tak masalah jika ingin makan besar atau makan-makanan ‘cheating’ sesekali. Ia juga memperluas bahan-bahan yang akan ia masukkan ke dalam dietnya, misalnya dengan memasukkan smoothies.

“Terlalu banyak cewek-cewek muda yang mengalami gangguan makan karena masalah kepercayaan diri yang rendah dan citra diri yang buruk. Aku merasa penting untuk para cewek untuk mencintai diri mereka sendiri dan merawat tubuh mereka dengan tanggung jawab,” kata Ariana. dikutip dari Shape.

4.Riwayat kesehatannya?

Ariana menampik rumor yang menyebut ia kurus karena mengalami gangguan makan, walau ia sempat mengidap bronkitis yang mengharuskannya menunda konser. Badannya yang ramping sempat mengalami penurunan berat badan yang kentara, namun ia hanya menyebut berhenti mengonsumsi junk food.

“Aku makan tetap banyak seperti biasa hanya isinya saja yang berubah. Dan caraku makan sekarang malah membantu gula darahku. Mungkin beberapa dari kalian tahu aku bergelut dengan hipoglikemik yang buruk sepanjang hidupku dan meningkat banyak sekali sejak aku mengubah kebiasaan makanku,” ujar Ariana.

Hipoglikemik adalah kondisi yang disebabkan oleh rendahnya glukosa atau gula darah dalam tubuh yang jadi sumber energi utamanya. Biasanya pengidapnya memiliki kadar gula darah sekitar 70 mg/dL, demikian dikutip dari Mayo Clinic.

Anda mungkin juga berminat