Lukai Bapak dan Anak, 3 Anggota Kelompok Begal Ero’-ero’ di Makassar Ditangkap

15

Forbes – Geng Ero-ero, kelompok begal sadis di Makassar akhirnya ditangkap polisi. Sebelumnya mereka membegal seorang bapak Afwan (40) dan anaknya Muhammad Reza (17) di Jl Kancil, Kecamatan Mamajang, Makassar pada Kamis (22/11) lalu.

Akibatnya, bapak dan anak ini luka parah di bagian kepala, wajah, leher dan dada karena tebasan pisau. Oleh warga setempat, korban dilarikan ke RS Bhayangkara. Pelaku juga sempat membawa ponsel korban.

“Komplotan begal Ero’-ero’ ini ada 4 orang, mereka adalah Muhammad Ikhsan Syahputra, Rifaldi, Rieynandi Gunawan dan Iyan. Sementara ini terdata sudah empat kali membegal. Aksi terakhirnya itu yang terjadi di Jl Kancil, bapak dan anak jadi korbannya gara-gara mengincar ponsel korban. Khusus di peristiwa di Jl Kancil itu, yang beraksi ada dua orang yakni Muhammad Iksan Syahputra, (22) berperan sebagai eksekutor dan Rifaldi alias Tebas, (18) berperan sebagai joki atau yang membawa motor,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo, di Mapolrestabes Makassar, Kamis, (6/12).

Ditambahkan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, pelaku yang pertama kali ditangkap adalah Muhammad Ikhsan Syahputra, pada Selasa malam (4/12) pukul 21.00 Wita. Kemudian pada Rabu dini hari ditangkaplah Rifaldi.

Berikutnya, Muhammad Ikhsan Syahputra, selaku eksekutor yang ditangkap polisi.

“Dari pengakuan keduanya di beberapa tindak kriminal sebelumnya, terlibat dua orang anggota kelompok Ero’-ero’ yang lain yakni Rieynandi Gunawan dan Iyan alias Bolla. Keduanya berperan sebagai tukang jaga lokasi yang akan jadi sasara begal. Rieynandi berhasil diringkus namun Iyan alias Bolla masih dalam pengejaran kita,” kata Wirdhanto Hadicaksono.

Anggota kelompok begal ini baru mereka bentuk tahun 2018 ini. Awalnya para anggota berasal dari kelompok begal lainnya lalu berinisiatif membuat kelompok baru yang dipimpin Muhammad Ikhsan Syahputra, seorang buruh bangunan yang juga adalah residivis. Pernah terlibat kasus serupa tahun 2017 lalu. Dia membentuk kelompok begal Ero-ero, bahasa Makassar yang kurang lebih artinya mau-maunya.

Baca Juga:   Turbin Lion Air PK-LQP Tiba di Tanjung Priok
Anda mungkin juga berminat