KKB Puron Wenda Bunuh Tukang Ojek untuk Menjebak TNI-Polri

25

Forbes – Kodam Cenderawasih menyebutkan pelaku penembakan tukang ojek, bernama Yanwar (38 tahun) di Lanny Jaya adalah kelompok separatis Puron Okiman Wenda. Yanwar ditembak pada Jumat (3/11) dan dibiarkan tergeletak di pinggir jalan.

Saat tim gabungan TNI/Polri melakukan evakuasi untuk membawa jenazah, justru ditembaki dari ketinggian di sekitar Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya.
Kapendam XVII/Cenderawasi Kolenel Inf Muhammad Aidi menyebutkan dalam proses evakuasi itu, anggota TNI berjumlah 10 orang dipimpin oleh Lettu Inf Zulmi berkoordinasi di bawah pimpinan Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tonny Ananda.
“Tim TNI terlebih dahulu masuk dengan kedudukan secara senyap dan menguasai ketinggian di sekitar lokasi kejadian sebagai kelompok pengamanan. Namun, kontak tembak tak bisa dihindari, kelompok separatis itu menembaki dari ketinggian,” ujarnya, Mingu (4/11).
Kata Aidi, dari laporan personel di lapangan, jumlah anggota Puron Wenda yang melakukan penembakan berjumlah 50 orang lebih dengan persenjataan standar militer berbagai jenis.
“Dua kelompok Puron yang tertembak bernama Gomes, sebagai pengawal Puron Wenda dan seorang lagi yang tertembak Kulomabuk Wonda. Selain itu ditemukan 2 pucuk senjata jenis SS 1 dan US Karabin serta sejumlah barang bukti di antaranya: ratusan butir amunisi berbagai kaliber, 3 buah Handy Talky (HT), teropong, bendera bintang kejora,” kata Aidi.
Aidi menyebutkan aksi yang dilakukan kelompok separatis Puron Wenda adalah biadab dan merupakan tindakan pengecut.
“Mereka membantai rakyat yang tidak berdosa yakni tukang ojek, kemudian jenazahnya dijadikan umpan guna menjebak pasukan TNI/Polri,” kata Aidi.
Baca Juga:   Uang Lauk Pauk Belum Turun, Guru SMA di Mimika Mogok Kerja
Anda mungkin juga berminat