Kakek 80 Tahun Gorok Leher Istrinya, Motif Harus Didalami Tuntas

53

Forbes – Warga Kabupaten Bone, Sulsel, Hj Isa tewas di tangan suaminya, H A Soto (80), setelah lehernya digorok karena menolak ajakan berhubungan badan. Pakar hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Hambali Thalib menyebut polisi harus mengungkap alasan lain pembunuhan itu.

“Kalau sudah masuk ranah pembunuhan kan itu sudah kriminal. Ada korban dan pelaku. Dia bisa kena pasal 338 KUHAP,” kata Hambali kepada detikcom di Makassar, Sulsel, Senin (5/11/2018).

Meski telah masuk dalam ranah kriminal, pihak penyidik dari kepolisian harus bisa ungkap motif pembunuhan ini. Termasuk kebenaran motif dengan dugaan sakit hati karena ditolak berhubungan badan.

“Harus dicari tahu kan alasan penolakan berhubungan badan. Atau jangan-jangan punya alasan lain dari pembunuhan ini,” terangnya.

“Ini kan harus hati-hati. Jangan sampai juga dia buat alasan-alasan seperti itu,” sambungnya.

Menurutnya, alasan yang paling perlu diperhatikan adalah soal masalah kejiwaan dari pelaku. Alasan ini menurutnya dapat menghindarkan pelaku dari jeratan hukuman.

“Tidak bisa dihukum kalau ada kelainan kejiwaan. Yang terpenting saat ini adalah alasan pembunuhan itu sendiri,” kata dia.

Pelaku yang saat ini telah ditangkap diketahui sering memberikan keterangan berubah-ubah. Hal ini menyebabkan polisi berinisiatif membawa pelaku ke rumah sakit jiwa.

“Ini kita masih gali terus keterangan pelaku soal alasan penolakan istri untuk berhubungan badan sehingga akhirnya dibunuh,” kata Kapolsek Cina, Kabupaten Bone, Iptu Abdul Rahim.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Dusun Lerang, Desa Abbumpungeng, Kecamatan Cina, Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (4/11/18), sekitar pukul 04.30 WIB subuh. Kakek dan nenek ini baru rujuk selama 2 bulan setelah sempat berpisah karena bercerai dan telah dikarunia 5 anak.

Akibat perbuatan jahat suaminya, korban mendapat luka serius di beberapa bagian tubuh, yakni luka terbuka pada leher, luka tusuk pada kepala sebelah kiri, luka terbuka pada lengan kiri, serta luka terbuka pada paha kanan. Polisi menyatakan penganiayaan dilakukan berkali-kali.

Baca Juga:   Cari Modal Nikah, Anak di Palembang Rampok Sopir Travel
Anda mungkin juga berminat