Isi Grup Chat Jung Joon Young Cs Terbongkar Lagi, Samakan Korban Dengan Budak Seks

36

Forbes – Jung Joon Young ditangkap polisi atas tuduhan merekam video seks secara ilegal dan menyebarkannya lewat grup chat. Kasus tersebut juga menyeret beberapa orang lainnya seperti Seungri, Choi Jong Hoon dan Roy Kim.

Sabtu (13/4) lalu, terungkap isi percakapan lain dari grup chat Jung Joon Young dan kawan-kawan dari tanggal 27 Januari 2016. Di sini, mereka menyamakan wanita korban mereka dengan comfort women atau wanita korban budak seks tentara Jepang di era penjajahan.

T: Kasihan OO kita (nama dua wanita berbeda).

K: S melakukannya dengan OO kemarin. Apa mereka enak?

T: Berikan aku nomor OO.

K: OO seperti comfort women.

JJY: Aku segera naik pesawat.

K: Ke sini. Aku kangen padamu, beneran.

JJY: Aku akan tiduri semua j*lang-j*lang Korea segera setelah aku sampai. Aku akan mengundang mereka ke rumahku sebelum keluar. J*lang-j*lang Jerman punya pantat besar.

P: Kembalilah dengan selamat.

K: Taruhan, vagina cewek-cewek Jerman baunya seperti sosis.

JJY: Tidak seburuk itu, haha. Kami bersenang-senang.

Pada percakapan lainnya, Jung Joon Young dan kawan-kawan mendeskripsikan pengalaman mereka saat melakukan hubungan seksual.

JJY: Dia juga tidak terlupakan.

P: Vaginanya OO bau.

JJY: Dia juga pecandu narkoba.

K: Dia sudah naik level. Aku kagum padamu, bro. OO.

P: Aku membiusnya dengan obat tidur. Aku melakukannya di pantatnya, lalu di vaginanya, lalu di pantatnya, lalu ‘keluar’ di mulutnya.

P: Ini OO. Tidak ada orang di grup chat ini yang boleh membocorkan videonya.

K: Oke.

P: Hanya aku yang boleh pegang videonya. Kalau sampai bocor, aku yang akan jadi orang berengseknya di sini.

K: Apa OO banyak rambutnya?

P: Tidak ada yang lebih seksi dari OO kalau soal seks.

Baca Juga:   Siwon 'Super Junior' Masih 'Terjebak' Kenangan Asian Games

K: Lakukan lagi dengan mereka.

Tersebarnya isi grup chat Jung Joon Young ini tentu saja menjadi perhatian para netter. Menanggapi percakapan mereka, netter merasa sangat jijik dan berharap mereka semua segera ditangkap dan mendapat hukuman berat.

Anda mungkin juga berminat