Gunung Agung Erupsi, Warga Dilarang Mendekati Radius 4 Km dari Kawah

39

Forbes – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi sekitar pukul 19.55 WITA, Kamis (10/1). Namun untuk tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 4 menit 26 detik. Kolom abu tidak teramati dikarenakan kabut.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana menjelaskan, saat ini Gunung Agung berada pada status level III (Siaga).

“Rekomendasinya, masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung atau wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung,” ucapnya.

Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi, serta dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual.

“Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder, berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung,” ujar Devy.

Baca Juga:   Wiranto Soal Habib Rizieq: Pemerintah Saudi Tak Pandang Bulu
Anda mungkin juga berminat