Dua WNA Bulgaria Pembobol ATM di Makassar Dideportasi Usai Jalani Pidana

17

Forbes – Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Bulgaria bernama Stoyo Ganchev Landshev, (40) dan Ivo Todorov (45) baru saja menyelesaikan masa tahanannya selama enam bulan penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar.

Keduanya adalah pelaku bobol mesin ATM BRI unit Maricayya, Makassar dengan teknik skimming, 5 Juni lalu. Teknik skimming dilakukan dengan menempelkan alat khusus di lubang kartu ATM dimasukkan.

Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawa Rukka menjelaskan, dua WNA Bulgaria ini dinyatakan melanggar KUHP pasal 363 ayat 4 tentang pencurian dan diganjar enam bulan penjara.

“Pengakuan kedua WNA Bulgaria ini, mereka terpaksa lakukan upaya pembobolan mesin ATM karena terlilit utang. Dan mereka diminta oleh seorang mafia di Rusia bernama Sergey untuk lakukan pembobolan ATM di Indonesia. Antara WNA dan mafia ini berkomunikasi melalui aplikasi Whatsapp. Jaringan dari mafia ini juga yang menyiapkan alat skimmer untuk beraksi di Makassar, Indonesia,” kata Andi Pallawa Rukka saat dikonfirmasi, Kamis, (6/12).

Dalam menjalankan aksinya, kata Pallawa, dua WNA ini memilih gerai ATM yang sepi. Saat hendak membobol mesin ATM, mereka tepergok oleh sekuriti. Dua WNA ini kabur dan ditangkap polisi di hotel tempatnya menginap.

“Kedua WNA Bulgaria ini sudah selesai menjalani masa hukumannya selama enam bulan penjara. Sekarang mereka sementara menunggu proses deportasi di kantor imigrasi Makassar,” tandas Andi.

Baca Juga:   Bak Saudaraan Beda Orangtua, 8 Artis Tanah Air Ini Mirip Banget dengan Seleb Hollywood
Anda mungkin juga berminat