Diterjang Angin Puting Beliung, 198 Rumah di Lereng Merapi Rusak

19

Forbes – Sedikitnya 198 rumah di lereng Gunung Merapi, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali rusak diterjang angin puting beliung. Ratusan rumah yang rusak tersebut tersebar di Desa Samiran, Lencoh dan Kuncen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo mengatakan bencana alam tersebut terjadi pada Selasa (4/12) sore. Hujan disertai angin kencang merontokkan atap rumah di ketiga desa tersebut.

“Rumah yang rusak karena kena angin sebanyak 198. Dengan kebutuhan pokok antara lain, genteng sama asbes, nanti akan kita upayakan bantuan untuk korban,” ujar Bambang, kepada Forbes, Rabu (5/12).

Dari jumlah tersebut, sebagian besar mengalami rusak ringan pada atap dan satu di antaranya rumah di Dukuh Tegalsruni, Desa Samiran mengalami rusak berat akibat tertimpa longsor.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan, langkah-langkah yang dilakukan BPBD antara lain, dengan mendatangi desa terdampak. Pihaknya bersama anggota muspika Kecamatan Selo melakukan assessment ke Desa Samiran.

Pagi ini bersama masyarakat, dilakukan kerja bakti dan gotong-royong untuk melakukan pembersihan dan memperbaiki atap yang rusak.

“Pagi ini ada gotong-royong dipimpin pak Camat dan 120 relawan. Kita dari Pemda Boyolali menyiapkan dapur umum. Baik dari BPBD, Dinas Sosial, Tagana dan PMI,” katanya.

Bambang menambahkan, BPBD juga menyiapkan bantuan logistik untuk tiga hari ke depan bagi para korban bencana. 25 paket bantuan disiapkan bagi warga yang rumahnya masuk dalam katagori rusak berat.

“Kategori rusak berat itu yang gentingnya rusak lebih dari seribu. Pagi ini kita dibantu personel dari Polsek dan Koramil Selo serta masyarakat melakukan kerja bakti dan gotong royong untuk memperbaiki atap yang rusak,” pungkas Bambang.

Baca Juga:   Rachmawati : Jangan Pilih Pemimpin yang Tumpuk Utang
Anda mungkin juga berminat