Di Depan Ribuan Santri, Jokowi Jelaskan Pentingnya Bangun Infrastruktur di Papua

15

Forbes – Presiden Jokowi kembali menegaskan komitmennya meneruskan proyek infrastruktur meski terjadi insiden penembakan oleh kelompok pemberontak dengan sasaran para pekerja yang membangun jembatan distrik di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua. Penegasan ini ini disampaikan Jokowi saat berpidato di acara perayaan Milad 1 Abad Madrasah Muallimin dan Mualimat di Yogyakarta, Kamis (6/12).

“Meski kita tahu ada masalah di lapangan yang membangun jalan jembatan diserang kelompok kriminal bersenjata, yang sampai malam tadi gugur ada 20 orang. Innalillahi wainailhairojiun. Itu tidak menyurutkan kita membangun Papua. Karena kita tahu semuanya membutuhkan infrastruktur dan butuh kita bangun,” ujar Jokowi.

Di depan ribuan siswa Madrasah Muallimin dan Mualimat, Jokowi menerangkan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan. Jokowi mencontohkan, sebelum ada pembangunan infrastruktur, untuk melewati jarak 120 km di Papua harus menempuh waktu 2 hingga 3 hari. Bahkan perlu menginap dan memasak selama perjalanan.

Jokowi menjelaskan alasan pentingnya membangun infrastruktur baik jalan tol, bandara, jalur kereta api, pembangkit listrik maupun pelabuhan. Alasan pertama, pembangunan infrastruktur diperlukan untuk mobilitas. Selain itu, pembangunan juga untuk kebutuhan daya saing ekonomi.

“Kedua sebagai sebuah negara besar. Indonesia negara besar. Kita harus tahu. Harus ada konektivitas antar pulau kota dan kabupaten. Kenapa harus sambung menyambung agar negara kita bisa terintegrasikan. Bukan hanya untuk urusan ekonomi. Tetapi juga urusan persatuan dan kesatuan Indonesia sebagai bangsa besar,” tutup Jokowi.

Baca Juga:   Rafathar Menangis karena Tak Keluar Air Mata, Raffi Ahmad Ngakak
Anda mungkin juga berminat