Sempat Hilang Selama 5 Hari, Petugas KPPS Ini Malah ditemukan Sudah Membusuk di dalam Hutan

20

Forbes – Pembahasan mengenai kematian Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ternyata masih belum padam

Malah, baru-baru ini seorang petugas KPPS kembali dilaporkan meninggal dunia.

Korban bernama Luhut Ferry Parsaoran Aritonang (43), warga Lumban Batu Nagodang, Desa Parbubu 1, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Korban bahkan tewas dengan cara yang tragis dan ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di hutan Tombak Sirambe di desanya, setelah dilaporkan hilang selama lima hari.

“Penemuan (mayat) itu dilaporkan ke warga perkampungan yang jaraknya sekitar kurang lebih 500 meter. Setelah ditemukan, kanit reskrim, kanit IK, bhabin, dan personel Polsek lainnya serta Inafis Polres langsung ke TKP,” kata Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut MP Nainggolan.

Namun Nainggolan menegaskan bahwa kematian korban tidak ada hubungannya dengan Pemilu 2019, melainkan masalah ekonomi, berdasarkan pengakuan istri korban yang bernama Namaida Br. Situmorang (41).

“Korban diduga bunuh diri karena memikirkan masalah ekonomi. Istri dan keluarga korban sudah melihat langsung bahwa korban bunuh diri dan bersedia membuat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi. Setelah Inafis Polres cek tempat kejadian, selanjutnya korban langsung dikuburkan tidak jauh dari lokasi korban gantung diri sekitar 5 meter,” jelas Nainggolan, dikutip CNNIndonesia.com.

Saat ditemukan, posisi korban sendiri dalam keadaan tengkurap miring dengan leher terikat baju dan simpul tali terikat ke pohon

Baca Juga:   Duh Miris Banget! Pelaku Prostitusi Online yang Diamankan Polisi ini Ternyata Ada yang Masih di Bawah Umur. Ada yang Hamil 5 Bulan!
Anda mungkin juga berminat