Berulang Kali Mencuri di Masjid, Pasutri di Medan Masuk Bui

17

Forbes – Sepasang suami istri (pasutri) nekat melakukan aksi pencurian di sejumlah masjid di Medan. Pasangan ini akhirnya mendekam di penjara setelah kejahatan mereka terbongkar.

Pasutri yang ditangkap berinisial Ab (29) dan DL (28), warga Jalan Besar Pancur Batu, Gang Kongsi, Pancur Batu, Deli Serdang, Sumut. “Modus keduanya yaitu mengambil barang saat korban sedang salat,” kata Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Meliala, Kamis (6/12).

Kejahatan pasutri itu terbongkar setelah tim Pegasus Polsek Medan Barat yang melakukan patroli di Merak Jingga, Medan, menemukan Fithri Ananda (21) tengah menangis di teras Masjid Akmal, Senin (3/12). Perempuan ini mengaku kehilangan tas berisi uang dan handphone saat dia menunaikan ibadah salat asar.

“Saat korban salat, tas itu diletakkan dekat dinding di dalam mesjid. Seusai salat tasnya sudah tidak ada,” jelas Choky.

Petugas langsung meminta pengurus masjid untuk membuka rekaman CCTV. Terlihat dua orang yang melakukan pencurian itu.

Penyelidikan dilakukan. Kedua pelaku pun diburu. Selasa (4/12), petugas mendeteksi kedua pelaku berada di dalam swalayan Carrefour, Padang Bulan, Medan. Mereka dibekuk di sana.

Ab dan DV mengaku telah mengambil barang-barang milik Fithri. Namun, handphone korban telah mereka jual.

Kedua tersangka juga mengaku sudah melakukan 8 kali pencurian dengan modus sama di sejumlah masjid. “Kalau berdasarkan pengakuan dan kita cocokkan dengan laporan polisi, 8 lokasi itu antara lain, 3 kali di masjid Carrefour, di masjid di kawasan Pringgan, masjid di Jalan HM Yamin, masjid di kampus USU, masjid di Jalan Merak Jingga, dan juga di halte bis Jalan Iskandar Muda,” papar Choky.

Setelah diinterogasi, polisi membawa Ab untuk mencari barang bukti hasil kejahatan mereka. Saat pengembangan, Ab berusaha melarikan diri. “Sudah diberi tembakan peringatan, tersangka tidak juga menyerah, akhirnya kita lumpuhkan dengan menembak bagian kaki,” sebut Choky.

Baca Juga:   Bom Meledak Usai Presiden Afganistan Umumkan Perundingan Damai

Polisi menyita barang bukti berupa 1 unit HP merek Oppo F3, uang tunai sebesar Rp 700.000, 4 lembar KTP, ATM, seragam putih mahasiswi Fakultas Kedokteran USU atas nama Alwina Fadilah, dan tas yang berisi buku sekolah.

Anda mungkin juga berminat